Yuk, Simak Penjelasan Tentang Cara Mendidik Anak Hiperaktif Berikut Ini!

Education    5 months ago

Bagaimana cara mendidik anak hiperaktif? Satu hal yang pasti, tentu akan berbeda dengan anak-anak kebanyakan. Anak hiperaktif butuh perhatian ekstra karena memang ia spesial. Ia lebih dari sekadar anak yang tidak bisa diam dan sulit diatur. Berikut ini cara mendidik anak hiperaktif agar ia semakin terkendali:


1. Menjauhkan anak dari gangguan

Anak hiperaktif sangat mudah terpecah fokusnya. Bahkan penyebabnya bisa merupakan hal-hal yang terlihat sepele bagi Anda, misalnya suara pendingin ruangan di kamar. Untuk itu, penting bagi Anda untuk menjauhkan anak dari gangguan dan menciptakan suasana yang nyaman untuknya. Terutama jika ia harus melakukan hal-hal yang butuh konsentrasi penuh seperti belajar atau mengerjakan tugas.

Jadi, daripada menyuruhnya untuk duduk dengan tenang yang bisa membuatnya semakin merasa gelisah, Anda sebaiknya mengurangi gangguan yang ada di sekitarnya. Hal ini akan membuat anak lebih fokus dalam mengerjakan tugasnya.


2. Membuat jadwal yang terstruktur

Cara mendidik anak yang hiperakitf berikutnya adalah dengan membuat jadwal yang terstruktur. Anak hiperaktif akan kesulitan memproses perintah yang kurang detail karena mereka akan kesulitan untuk mengikutinya, Saat seorang anak hiperaktif merasa tertinggal dan tidak tahu apa yang harus dikerjakan selanjutnya maka ia akan langsung merasa cemas.

Untuk itu, Anda bisa membuat jadwal sehari-hari dengan pola yang terstruktur. Anda bisa menentukan waktu untuk bermain dan kegiatan apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Dengan begitu si kecil akan terbiasa dengan sebuah rutinitas dalam kehidupannya. Otak anak pun akan menerima pola khusus yang membuatnya lebih fokus dalam melakukan sesuatu.


3. Membuat peraturan yang jelas

Selain jadwal, anak hiperaktif juga membutuhkan aturan yang jelas dalam hidupnya. Anda tidak bisa mendidik anak hiperaktif tanpa adanya aturan yang jelas dan konsisten karena hanya akan membuatnya lebih sering throwing tantrum atau mengamuk. Untuk itu, Anda perlu menerapkan beberapa aturan untuk anak hiperaktif.

Misalnya aturan tentang membereskan mainan setelah bermain, makan bersama di ruang makan, hingga aturan tentang persiapan tidur.

Aturan tersebut juga harus disertai dengan hukuman dan hadiah. Hukuman tentunya tidak dilakukan secara fisik karena hal tersebut hanya akan membuatnya semakin parah. Namun Anda bisa memberinya “waktu diam” dengan memintanya ke ruangan yang minim gangguan dan berdiam diri selama beberapa waktu. Jangan lupa juga untuk memberikan pujian jika ia mematuhi aturan yang Anda buat.


4. Selalu bersabar

Sabar adalah kunci dalam mendidik anak yang hiperaktif. Dengan ledakan emosinya yang tidak terprediksi Anda mungkin merasa lelah dan kesal saat menghadapinya. Namun membalasnya dengan emosi yang sama atau memberikan hukuman fisik hanya akan membuatnya menjadi lebih agresif lagi.

Selalu ingat jika anak adalah sebuah anugrah yang dieprcayakan kepada Anda. Apabila Anda mendapatkan buah hati yang hiperaktif berarti Anda memang mampu mendidik seorang anak hiperaktif. Anggap hari-hari Anda dalam mendidik anak hiperaktif sebagai sebuah perjalanan hidup yang berharga.

Anak hiperaktif mungkin hanya dianggap sebagai anak yang kelewat aktif hingga susah diatur. Padahal mereka juga memiliki kelebihan yang mungkin tidak dimiliki anak-anak lainnya. Untuk mengeluarkan kelebihan tersebut Anda harus memiliki cara mendidik anak hiperaktif yang tepat. Anda bisa menerapkan beberapa tips di atas untuk mendidik anak yang hiperaktif.