4 Cara Mengajari Anak Menulis

Education    4 months ago
Selain belajar berhitung, menulis merupakan keterampilan yang dibutuhkan oleh anak. Keterampilan ini akan sangat dibutuhkan saat ia sudah bersekolah. Mengajarkan anak menulis juga bisa membuatnya memiliki sebuah hobi baru. Bagi anak yang cenderung pendiam, menulis akan membantunya untuk mencurahkan perhatiannya melalui tulisan.

Namun cara mengajari anak menulis tidak bisa dibilang mudah. Anda harus mengenalkannya dengan huruf, kemudian kata untuk bisa merangkai sebuah kalimat yang utuh. Berikut beberapa cara mengajari anak menulis dengan menyenangkan yang bisa Anda coba:

1. Mencoret-coret

Sebagai langkah awal, Anda tidak perlu terburu-buru mengenalkan anak pada huruf dan kata-kata. Cukup sediakan selembar kertas kosong dan alat tulis seperti pensil atau krayon. Biarkan anak menumpahkan imajinasinya dalam kertas tersebut. Cara ini memang terlihat sepele namun mampu memperkuat otot tangan dan jari anak. Selain itu, anak pun lebih terlatih menggenggam alat tulis.

Setelah anak selesai mencorat-coret kertas, tanyakan apa maksud coret-coretannya tersebut. Jangan lupa beri apresiasi terhadap karyanya tersebut. Dari sini Anda bisa “memancing” anak untuk mulai belajar menulis. Coba berikan tanggapan semacam “Wah ini bagus, tapi ibu sulit ngerti. Biar ibu dan yang lain ngerti, coba kakak belajar menulis.” Anak akan penasaran dan tertarik untuk belajar menulis.

2. Berlatih membuat garis

Huruf alphabet terdiri atas gabungan garis lurus dan melengkung. Untuk itu, sebelum anak belajar menulis sebaiknya Anda melatihnya membuat garis. Buat titik-titik yang lurus sejajar atau garis tipis, kemudian minta anak untuk menebalkannya. Ulangi hingga anak bisa membuat garis sendiri tanpa titik atau garis bantu.

Setelah anak terlatih membuat garis lurus, coba ajari ia membuat garis lengkung. Caranya masih sama, yakni dengan menebalkan garis. Agar kegiatan ini menyenangkan untuk anak, Anda bisa menggunakan gambar benda yang memiliki garis lengkung seperti gambar bunga atau bulan. Beri pujian setiap anak barhasil membuat garis lengkung dengan baik.

3. Memperkenalkan anak pada huruf

Sekarang anak sudah siap untuk membentuk huruf, saatnya Anda memperkenalkannya pada huruf yang sebenarnya. Ada banyak media yang bisa digunakan untuk mengenalkan anak pada huruf. Salah satunya adalah dengan menggunakan mainan yang berbentuk huruf. Anak-anak akan selalu tertarik dengan mainan sehingga mereka pun lebih mudah untuk mengingat.

Selain itu Anda juga bisa menggunakan media lagu. Ada beberapa lagu yang bisa digunakan untuk mempelajari huruf alfabet. Salah satu lagu yang populer untuk belajar huruf adalah “Alphabet Song”. Belajar dengan lagu lebih mudah diingat karena anak cenderung lebih mudah mengingat irama lagu.

4. Belajar menulis huruf

Apabila anak terlihat sudah cukup mengenal huruf, Anda bisa mulai mengajarinya menulis. Langkah pertama tentu saja dengan berlatih membuat huruf. Masih sama dengan berlatih membuat garis, Anda bisa meminta anak menebalkan huruf atau menghubungkan titik-titik yang membentuk huruf.

Anak mungkin akan menemukan kesulitan untuk membentuk sebuah huruf yang kompleks, misalnya huruf A atau R. Ajari dengan perlahan dan jangan pernah memaksa anak. Anak juga mungkin merasa jenuh, sehingga perlu adanya kegiatan selingan. Anda bisa membuat permainan menyenangkan yang masih berhubungan dengan huruf. Misalnya, menebak huruf. Minta anak menutup mata dan menebak huruf apa yang dituliskan pada telapak tangannya.

Dengan empat cara yang telah disebutkan di atas, Anda bisa mengajari anak menulis dengan menyenangkan. Perlu diingat juga, jangan pernah lupa memberikan apresiasi bagi si kecil saat ia memahami apa yang Anda ajarkan. Selamat mencoba!