5 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mencerdaskan Otak Anak

Education    4 months ago

Bagi para orang tua, memiliki anak dengan kemampuan otak yang cerdas dan kreatif adalah sebuah impian. Namun, beberapa orang tua merasa kebingungan bagaimana cara meningkatkan kecerdasan otak anak ini. Sebenarnya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari dalam menunjang dan meningkatkan fungsi otak tersebut. Berikut 5 hal sederhana yang bisa Anda terapkan untuk membantu perkembangan tumbuh kembang otak anak:


1. Menjaga waktu istirahat

Cara mencerdaskan otak anak pertama yang bisa Anda lakukan ialah dengan menjaga pola istirahat yang cukup bagi buah hati. Terlebih lagi jam tidurnya di malam hari yang ideal selama 8-9 jam. Hal ini dikarenakan bila anak tidak memiliki waktu tidur yang cukup akan berpengaruh pada kemampuan otaknya. Kurangnya waktu tidur juga berdampak pada perilaku buruk anak-anak di sekolah.

Selain itu, tidur juga memiliki manfaat bagi perkembangan otak anak. Sehingga anak Anda menjadi semakin mudah dalam mencerna sebuah rangsangan yang ada dalam benak mereka. Begitu pula dengan kemampuannya dalam memecahkan masalah serta mengambil keputusan.


2. Batasi anak bermain gadget dan menonton televisi

Kebiasaan menonton televisi dan bermain gadget dalam waktu yang cukup lama sebenarnya tidak baik bagi kesehatan anak Anda. Risiko yang akan dihadapi di antaranya adalah peningkatan berat badan dan konsumsi makanan yang tidak sehat. Begitu juga dengan dampak kognitif anak. Dari sebuah penelitian disebutkan jika seorang anak yang menghabiskan banyak waktunya menonton televisi di hari libur akan mengganggu kemampuan terbaiknya di sekolah.

Maka dari itu, American Academy of Pediatrics memiliki cara mencerdaskan otak anak dengan membatasi waktu menonton televisi maksimal dua jam per harinya. Selebihnya, Anda bisa mengajak anak untuk berkegiatan di rumah seperti berkebun atau pergi ke taman. Sebab, dengan mereka dekat dengan alam juga berdampak baik untuk mengasah kemampuan otak dan kepekaannya terhadap lingkungan.


3. Bermain alat musik

Kebiasaan sederhana ketiga yang juga merupakan salah satu cara mencerdaskan otak anak ialah dengan mengajaknya bermain musik. Sebagai orang tua, Anda bisa memperkenalkan alat musik kepada buah hati sejak dini. Misalnya saja mengenalkan gitar, piano, atau drum mini kepadanya. Setelah mengenalnya lebih jauh, anak-anak pun akan tertarik memainkannya.

Dengan begitu, kreativitas anak juga akan meningkat dan ini tentu saja berpengaruh pada kemampuan daya berpikir anak. Tidak hanya bermain alat musik, mendengarkan musik pun bisa meningkatkan kinerja otak anak dan juga mampu mempertajam kemampuan mendengarnya.


4. Ajaklah anak untuk berolahraga

Selain bermain musik Anda juga bisa mengajak anak berolahraga. Hal ini dikarenakan aktivitas fisik bukan hanya membuat badan menjadi bugar melainkan meningkatkan fungsi otak. Dengan demikian otak akan menjadi lebih fokus ketika anak mengerjakan sesuatu.

Penelitian dari Medical College of Georgia di Augusta menyebutkan jika anak yang mengalami kelebihan berat badan di usia 7-11 tahun dan melakukan olahraga 20-40 menit sehari dapat meningkatkan fungsi otaknya setelah 13 minggu. Anda bisa mengajak anak untuk berolahraga ringan di akhir pekan atau sore hari. Misalnya, dengan bersepeda bersama atau bermain bola dan olahraga seru lainnya bersama keluarga.


5. Belajar bahasa baru

Belajar bahasa baru bagi anak, mengapa tidak? Langkah ini dapat Anda pilih sebagai kebiasaan sederhana sekaligus cara mencerdaskan otak anak. Memang, anak mendapatkan pelajaran bahasa lainnya di sekolah. Namun, bukan berarti Anda tidak memberinya pelajaran bahasa baru lainnya.

Ada banyak bahasa yang dapat dipelajari bersama di rumah ketika berkumpul bersama keluarga. Bahasa daerah semisalnya, tentu ini akan menjadi keunikan tersendiri bagi anak. Selain itu sebagai pengenalan kepada mereka akan budaya bangsa yang beragam.

Bagaimana, cukup mudah bukan melakukan kebiasaan sederhana sebagai cara meningkatkan kecerdasan otak anak Anda? Selain dengan cara di atas, jangan lupa juga untuk penuhi asupan nutrisi otak anak dengan makanan bergizi dan menyehatkan.